Siang ini saya lewat di jalan Pidada Denpasar dan kebetulan ada sebuah mobil kijang warna silver di depan saya, setelah memasuki jalan Pidada 2 atau pidada 3 (saya lupa), mobil kijang tsb pelan-pelan mengurangi kecepatanya dan berhenti di tengah jalan (Tidak ke pinggir kiri).
saya yang ada dibelaknga nya pun terpaksa berhenti, saya tidak bisa melawatinya karena ada kendaaraan lain dari arah depan. Saya bingung juga kenapa pengemudi mobil ini tidak minggir ke kiri. Saya menunggu dengan sabar, saya pikir mungkin mogok. Sang pengemudi pun ke luar dan dengan santai berjalan ke arah rumah yang terletak di seberang jalan (atau sebelah kananya) dan membuka pintu pagar rumah tersebut dengan santainya juga.
Kemudian sang pengemudi tsb kembali ke mobilnya, tanpa melihat seditik pun ke arah saya, tanpa memberikan tanda apa-apa, beri tanda tunggu sebentar kek… mohon maaf kek. Dia masuk ke mobilnya dan tanja gas masuk ke rumah tersebut.
Saya pun menghela nafas… sombong juga orang ini. Sambil menghela nafas saya pun menenangkan diri, agar tidak terpancing emaosi. Barangkali sang pegemudi tersebut “buta”. Yeah memang buta sopan santu di jalan raya.

yah mas, dimaafin aja, mungkin orangnya lagi banyak pikiran, yang penting pribadi kita dijalan yang harus di jaga, mudah – mudahan yang orang itu sadar kalo dia sudah membuat orang lain menderita …