Sejujurnya saya sampaikan bahwa pada mulanya saya berkeinginan golput saja untuk pemilu April 2009 mendatang ini.
Memang saya sudah golput pada era orde baru dulu, kemudian saya pensiun golput pada era reformasi ini karena saya yakin bahwa harapan – harapan untuk hidup berbangsa dan bernegara akan menjadi lebih baik, paling tidak ada harapan akan adanya perubahan, walapun pada kenyataanya sampai sekarang tidak ada perubahan yang berarti dan setumpuk kekecewaan dengan sistem pemilu dan pemerintahan kita ini. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk golput kembali.
Banyak sekali kekecawaan kekecewaan yang membuat saya memutuskan untuk golput lagi, yang pada dasarnya sama seperti masyarkat lainya. Disini saya tidak membahas mengenai hal tersebut, tapi saya akan menyampaikan… saya tidak jadi golput. Kenapa????…
Bulan, minggu dan hari -hari telah berlalu, semakin dekat dengan hari pemilihan tanggal 9 April 2009, semakin galau dalam hati saya untuk mencoba mancari jawaban atau alasan agar saya tidak golput.
Kemudian saya teringat bahwa pemilu legeslatif yang akan datang, kita akan memilih calon legeslatif tersebut secara langsung. Ya… inlah pertama kali saya akan memlih orang yang akan mewakili saya di parlemen yang mana hal ini saya dampakan dari dulu-dulu.
Dulu saya pernah berangan-angan kapan ya kita memilih orang bukan memlih partai, karena yang mewakili kita di parlemen khan orang bukan gambar partai (maksudnya partai). Sekarang hal ini sudah menjadi kenyataan…. rasanya sayang kalau dilewatkan.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa sitem ini tidak berjalan dengan baik, tapi itu kan baru mulai jadi biasa lah…
Tentu saja masih banyak juga masyarakat yang kecewa dengan kualitas para caleg, namun demikian kita khan sudah mempunyai pilihan yang lebih banyak, asal kita terfokus kepada pemilihan orang bukan pemilihan partai.
Sekaranga ini, saya tidak lagi menjadikan partai sebagai pertimbangan, tetapi orangnya (calegnya) yang saya pakai sebagai dasar pertimbangan. Tidak perduli partainya apa yang penting calegnya yang menurut saya cocok itu lah yang akan saya pilih…. (Serasa terpengaruh oleh iklan salah satu partai…ha..ha..ha…)
Diantara sekian caleg pasti adalah yang baik menurut saya. Kalau tidak memenemukan pilihan yang terbaik dari kumpulan yang baik, saya rasa pastilah ada yang terbaik dari kumpulan jelek.
Apakah alasan saya ini adalah alasan yang terbaik untuk tidak golput, saya tidak perduli lagi. Yang menjadi pertimbangan saya adalah… pada pemilu 9 April 2009 ini, untuk pertama kalinya kita benar-benar memilih orang yang akan mewakili kita…. Kenapa saya lewatkan moment yang saya tunggu-tunggu dari dulu….
